Kepulan kesah
Dalam pekatnya sebuah penat
Dan untaian asap dari sebuah pesawat
Aku memandang atap
Dari setiap jejak air yang meresap
Pagi ini begitu pengap
Sampai tak sempat malam tadi hinggap
Siang sudah bersiap
Dan aku malah mulai menguap
Kepulan yang kunamakan lelah
Dan kubiarkan diriku kalah
Hari ini matahari menjadi musuh abadiku
Dalam waktu yang sangat terburu-buru
Selamat tidur teman kecilku
Walau bukan waktunya bagimu